BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Setiap
sekolah menginginkan seluruh siswa yang belajar mendapatkan ilmu yang
bermanfaat. Oleh karena itu SD Negeri 4 Padangkerta selalu berusaha untuk
meningkatkan kemampuan guru dalam hal pembelajaran terhadap siswa, supaya
transfer ilmu yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Semiawan (2004:
1-2) mengemukakan bahwa manusia belajar terus menerus untuk mampu mencapai
kemandirian dan beradaptasi terhadap berbagai perubahan lingkungan. Sejalan
dengan pernyataan yang diungkapkan oleh Semiawan, maka SD Negeri 4 Padangkerta
selalu berusaha untuk beradaptasi dengan perubahan sistem pembelajaran yang ada
dan selalu berusaha melakukan perubahan yang nantinya akan mengarah pada proses
pembelajaran. Misalnya dalam penyediaan media pembelajaran yang memudahkan
transfer ilmu kepada peserta didik.
Harsanto
(2005: 94) mengungkapkan bahwa untuk memperoleh hasil belajar yang berkualitas,
harus dirancang proses pembelajaran yang berkualitas dengan memperhatikan
tingkat berpikir yang akan ddipelajari dan dilatihkan. Rancangan proses
pembelajaran yang baik adalah rancangan pembelajaran yang menggunakan indikator
kegiatan sebagai rambu-rambu dalam pencapaian hasil. Indikator yang dirumuskan
secara baik akan dapat digunakan untuk
mendeteksi sejauh mana hasil belajar yang dicapai. Sejalan dengan adanya hal
tersebut maka SD Negeri 4 Padangkerta berusaha untuk selalu merancang atatu
merumuskan indikator yang baik dalam pencapaian hasil belajar.
Pelaksanaan
proses belajar mengajar disekolah kurang maksimal disebabkan karena (1)
kurangnya pengetahuan guru akan pembelajaran inovatif yang selama ini banyak
diterapkan, (2) pembelajaran masih bersifat teacher
center (3) banyak siswa yang masih belum hafal perkalian (4) siswa belum
dapat membedakan bilangan prima dan bilangan ganjil, (5) kurangnya latihan tentang KPK dan FPB.
Dalam
mengajarkan matematika, seorang guru harus mengetahui cara belajar siswa sesuai
dengan tahapan perkembangan intelektual (psikologis) peserta didik, untuk itu
guru perlu menentukan metode dan model pembelajaran yang inovatif yang sesuai
dengan perkembangan intelektual anak.
Menurut
Gagne (Dalam Trianto, 2007: 12) menyatakan untuk terjadinya belajar pada diri
siswa diperlukan kondisi belajar, baik kondisi internal maupun kondisi
eksternal. Kondisi internal merupakan peningkatan memori siswa sebagai hasil
belajar terdahulu. Memori siswa yang terdahulu merupakan komponen kemampuan
yang baru dan ditempatkannya bersama-sama. Kondisi Eksternal meliputi aspek
yang dirancang atau ditata dalam sudatu pembelajaran.
Berdasarkan
uraian diatas dapat disumpulkan bahwa untuk mencapai keberhasilan hasil belajar
siswa diperlukan kondisi belajar siswa yang meliputi kondisi internal dan
eksternal. Dengan penataan pembelajaran yang baik diharapkan dapat mengaktifkan
memori siswa agar informasi yang baru dapat dipahami dengan baik.
Hasil
observasi awal yang dilaksanakan pada tanggal 2 januari 2015 dalam pembelajaran
FPB dan KPK menggunakan model pembelajaran langsung, dimana siswa langsung
mengamati dan mempraktekkan materi yang telah disampaiakn guru. Dari hasil
pembelajaran yang dilakukan, hasil belajar siswa rendah. Hal ini didasarkan
pada nilai siswa yang masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 62,
dimana 19 dari 30 siswa (63,34%) mendapat nilai dibawah KKM sedangkan 11 siswa
(36,66%) mandapat nilai diatas KKM. Oleh karena itu, peneliti mengajukan
perbaikan kualitas pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan
kontekstual.
Penggunaan
pendekatan pembelajarn yang sesuai dalam pelaksanaan pembelajaran akan membantu
kelancaran, efektifitas dan efesien pencapaian tujuan pembelajaran. Pendekatan
pembelajaran yang sesuai dengan materi akan menjadi sarana interaksi antara
guru dengan siswa maupun siswa dengan siswa sehingga pembelajaran akan menjadi
lebih efektif dan bermakna.
Dengan
pertimbangan hal di atas maka penulis melakukan penelitian dengan judul
“Penerapan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
tentang KPK dan FPB pada Siswa Kelas IV
SD Negeri 4 Padangkerta Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Tahun
Pelajaran 2014/2015.
1.1.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang terdapat beberapa masalah yaitu sebagai berikut:
1.
Apakah dengan Pendekatan Kontekstual
dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang KPK dan FPB pada siswa
kelas IV SD Negeri 4 Padangkerta ?
2.
Bagimanakah langkah-langkah pendekatan
kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar matematika tentang KPK dan FPB pada siswa kelas IV SD N 4 Padangkerta ?
1.2.
Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
latar belakang masalah dan rumusan masalah yang telah diuraikan, maka
penelitian ini bertujuan untuk :
1. Untuk
meningkatkan hasil belajar matematika tentang KPK dan FPB dengan Pendekatan
Kontekstual pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Padangkerta Tahun Pelajaran
2014/2015.
2. Memaparkan
langkah-langkah penerapan Pendekatan Kontekstual untuk meningkatkan hasil
belajar matematika tentang KPK dan FPB pada siswa kelas IV SD Negeri 4
Padangkerta Tahun Pelajaran 2014/2015.
1.3.
Manfaat
Penelitian
Adapun
manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagi
Siswa
Meningkatnya
hasil belajar matematika siswa sehingga dapat mengembangkan potensi
2. Bagi
Guru
Meningkatkan
keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran.
3. Bagi
Sekolah
Dapat dimanfaatkan
sebagai salah satu refrensi dari strategi pembelajaran di kelas dengan
penggunaan pendekatan kontekstual.
untuk BAB II dan seterusnya email ke iaioankku@gmail.com